Resah kalau bertemu dengan orang yang kalian suka. Ketika kalian menemui orang yang kalian suka, biasanya jantung kalian berdegup lebih cepat dan tubuh serasa lebih hangat dari sebelum melihatnya. Dalam proses ini juga, seseorang mulai curi-curi pandang terhadap orang yang disukainya tadi sambil membayangkannya.
Senang melamun. Terutama seorang laki-laki, melamun merupakan salah satu gejala yang cukup kuat untuk membuktikan bahwa seseorang sedang jatuh cinta. Fokus kalian hilang dan begitu saja memikirkan orang yang kalian sukai dan selalu menghayalkan bahwa kalian selalu bersama.
Selalu ingin menemuinya. Kangen mas? Haha. Ini gejalanya, sejauh apapun dan sesulit apapun caranya menemui orang yang kalian suka itu kalian pasti melakukan berbagai cara, meskipun kalian tidak terlibat interaksi. Melihat mukanya saja bagaikan menarik sisi utara magnet terhadap selatan satunya. Itu membuat kita kadang tertarik berkali-kali melihatnya.
Bercerita kepada sahabat yang mereka percaya. Mereka sangat yakin bahwa sahabat bisa selalu membantu mereka mendapatkan orang yang mereka suka, atau mereka bisa dipercaya mendengarkan curahan hati kita. Namun, berbeda apabila kalian tertutup. Biasanya kalian justru menghindari bercerita agar orang lain tidak tahu dan tidak menghina kalian dengan lawan jenis idaman kalian. Hehe.
Nyaman? Jelas. Terutama seorang wanita yang mudah nyaman terhadap seseorang yang telah ia sukai. Kalian mulai menyukai seseorang dengan cara kalian nyaman jika saling berinteraksi walau hanya sebentar. Namun, hindari hal-hal seperti ini untuk menghindari zina yang mungkin akan terjadi kepada kalian. Namun, jika nyaman untuk sekedar bercerita tidak menjadi masalah tentunya.
Takut kehilangan. Emang situ pacarnya? HAHA. Bukan siapa-siapa juga. Namun, faktanya inilah yang terjadi apabila seseorang sedang terjangkit virus merah jambu. Kadang, seseorang berfikir terlalu jauh saat orang yang mereka suka berinteraksi dengan lawan jenis. Dan, cemburu buta tanpa bukti bagai hal biasa yang menjadi gejala virus tadi.
Salah tingkah. Kadang, seseorang suka melakukan sesuatu yang memalukan untuk menarik perhatian lawan jenisnya untuk melihat kalian. Namun, tak semua orang suka dengan tindakan konyol kalian, justru bisa jadi seseorang malah 'ilfeel' dengan kelakuan kalian.
Menghabiskan waktu untuk berinteraksi lewat sosial media hingga mata tak kuat berkedip (sip, lebay), haha. Oke, kadang untuk memanfaatkan waktu untuk berinteraksi, seseorang mencari waktu senggang untuk mengobrol menggunakan teknologi yang sudah canggih saat ini. Bukan seperti di wartel atau telepon rumah yang mungkin pernah dialami oleh kakak-kakak kita sebelumnya.
Merasa dia itu sempurna. Ya, meskipun manusia tidak ada yang sempurna, tetap saja ada orang yang menganggap kekasih idamannya itu sempurna. Inilah yang menyebabkan terhambatnya pola pikir seseorang, karena orang itu tidak memikirkan bahwa manusia itu memiliki kekurangan yang mereka belum tentu sanggup terima.
Rela melakukan apa saja untuk membuat lawan jenisnya menjadi terpikat. Hm, agaknya pepatah 'puncak pohon yang tinggi harus diraih dengan loncatan yang tinggi' ada benarnya juga. Namun, kita juga harus tau kita berkorban untuk apa, bukan hanya sekedar berkorban untuk mendapat sesuatu yang akan memberi efek buruk bagi kita.
Meskipun jatuh cinta merupakan hal yang wajar, namun apabila kita tidak dapat mengelola hawa nafsu kita itu menjadi sesuatu yang tidak wajar adanya. Ketika kalian mengalami hal-hal diatas, hentikan apa yang menurut kalian bisa memberi dampak buruk bagi kalian, sehingga tidak menimbulkan suatu penyesalan bagi diri kalian sendiri.
"Katakanlah kepada laki-laki yang beriman: 'Hendaklah mereka menahan pandangannya, menjaga kemaluannya, yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang mereka perbuat.
Katakanlah kepada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, menjaga kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya."
[ QS An-Nisaa / 4:30-31 ]
Mungkin terlalu banyak pandangan agama mengenai zina dan mungkin jika membaca hal ini seseorang tidak memperdulikannya, semoga saja orang itu cepat mendapat pintu taubat dan juga saling mengingatkan kepada muslim dan muslimah lainnya untuk menghentikan dan mencegah zina. Sungguh, Allah maha pengampun lagi maha penyayang.

Wassalamu'alaikum wr wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar