Manusia identik dengan identitasnya sebagai makhluk sosial. Arti makhluk sosial disini adalah makhluk yang tidak bisa hidup sendiri, dan membutuhkan orang lain. Dengan makna, seorang manusia lekat dengan dibutuhkan dan membutuhkan orang lain sehingga saling membutuhkan adalah suatu yang wajar adanya.
Allah SWT sendiri menuliskan firmannya di surah Al-Hujuraat ayat 13
Hai manusia, sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah maha mengetahui lagi maha mengenal.
QS Al-Hujuraat 49:13
Pergaulan juga adalah salah satu cara membuat identitas manusia tadi semakin melekat. Pergaulan merupakan tempat dimana antar manusia berkumpul dan saling mengenal. Semakin kita mengenal teman kita, kita juga akan menjadi tahu kelebihan dan kekurangan teman kita tadi. Kekurangan teman kita terkadang menjadi alasan menjauhnya seseorang dengan temannya.
Kekurangdekatan kita dengan orang lain juga bisa diminimalisir dengan kebutuhan kita terhadapnya. Namun, kita bisa menjadi salah langkah apabila kita mendekati seseorang hanya karena suatu kebutuhan. Suatu kebutuhan bukan landasan seorang manusia mendekati orang lain. Lantas, ketika kita dibutuhkan, kita juga belum tentu selalu membantu mereka.
Bergaul juga bukan sekedar membutuhkan, terpenuhi kebutuhannya, lalu pergi meninggalkan hal tersebut. Bergaul memiliki cakupan yang luas, tak hanya membutuhkan temannya saja. Bergaul berarti berbaur, saling menerima kelebihan dan kekurangan, dan banyak melakukan hal secara bersama-sama. Dengan itu, kita bisa menerjemahkan status manusia sebagai makhluk sosial dengan baik.
Pergaulan dan teman merupakan dua elemen yang menjadi penting dalam kehidupan sehari-hari. Hidup tanpa bergaul seolah menjadi hampa, namun bergaul dengan menyakiti teman sepergaulan juga bukan sesuatu yang baik. Pergaulan yang harusnya menjadi tempat bersenang-senang harusnya bukanlah tempat kita untuk menyakiti perasaan sesama kita. Semoga dengan ini, kita dapat bisa saling menjaga perasaan kita, dan selalu berada mendukungnya dalam suka dan duka.
Wassalamu'alaikum wr wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar