Selasa, 19 Agustus 2014

Tak Akan Kembali..

     Assalamu'alaikum wr wb, hari akan berjalan seperti biasanya. Fajar terbit dan kita melaksanakan shalat shubuh dan melaksanakan aktivitas ketika di timur bumi matahari menyambut hari. Berbagai hal mengisi hari-hari kita, dan tak semuanya merupakan hal-hal yang baik. Adakalanya manusia berbuat kesalahan.




      Manusia adalah makhluk hidup yang paling sempurna, mereka punya nafsu, punya tubuh yang utuh, dan punya akal sehat. Manusia juga bisa bertanggungjawab atas kesalahan. Namun, terkadang ada beberapa kesalahan dan sesuatu yang tidak bisa dikembalikan lagi kejadiannya, namun bisa kita jadikan evaluasi diri kedepannya.

     Jelas, hal pertama adalah waktu. Kita berada di jam 9 hari ini, apa kita bisa kembali ke jam 9 tiga hari yang lalu? Teman, waktu adalah sesuatu yang sangat berharga. Ketika anda malas melakukan sesuatu, secara tak sadar anda menghabiskan banyak waktu berharga anda. Dan kebanyakan orang sukses merupakan orang yang efisien menggunakan waktu mereka untuk hal-hal yang bermanfaat.


     Perkataan. Untuk orang yang masih bisa berbicara dengan baik, sulit tentu bagi teman-teman untuk satu hari tidak berbicara, betul? Interaksi manusia juga menggunakan mulut, tidak menggunakan bahasa isyarat. Berkata-kata juga harus tahu diri. 

     Analogikan, jika kalian makan mie goreng namun kalian menemukan kuah didalamnya, tidak enak bukan? Air ada disana karena proses penyaringan tidak baik. Nah, jika kata-kata kita tidak disaring dengan baik sebelum diucapkan kepada orang lain, orang lain mungkin juga akan merasa sesak perasaannya, sehingga itu dapat merugikan orang lain juga.


"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat hendaknya dia berkata perkataan yang baik atau diam"
[ HR Imam Bukhari dan Imam Muslim ]

     Kejadian atau peristiwa. Peristiwa ada sangkut pautnya dengan waktu juga, karena peristiwa pun berkaitan dengan waktu, yaitu kapan peristiwa tersebut terjadi. Manusia, harus berhati-hati juga dalam bertingkah. Analogi mie goreng bisa kita gunakan lagi untuk kasus perkataan juga. Ketika kita bisa menjaga emosi kita, khilaf akan mudah dihindari.

     Ketika emosi kita tak terkendali dengan berbagai faktor, kita berada dalam berbagai bahaya. Ketika piranha lepas dari penangkarannya, ikan kecil juga akan mati. Ketika emosi kita menjadi-jadi, kita bisa membuat orang lain tersinggung dan membuat orang itu sakit hati. Sehingga, kita harus berfikir terlebih dahulu sebelum melakukan sesuatu terhadap orang lain.


     Kesempatan. Sesuatu yang amat langka sekali terjadi dua kali dalam suatu insiden yang sama. Dengan bahasa lain, kesempatan tak pernah datang dua kali. Orang tidak akan banyak menunggu menerima kesempatan terutama kesempatan emas apabila itu datang kepada mereka. Ketika seseorang kehilangan kesempatan emas mereka, anggaplah mereka menggunakan potensi tanpa tahu untuk apa potensi itu digunakan.


     Semoga saja kedepannya seseorang bisa berfikir lebih bijak apa yang harus mereka lakukan :)

     Wassalamu'alaikum wr wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar