Sel sperma sang ayah menembus sel ovum sang bunda, dan ketika ruh ditiupkan pada suatu janin, dikeluarkanlah janin itu melalui kemaluan sang bunda. Tangis sang bayi adalah tangis bahagia ayah dan bundanya. Bayi terus berkembang menjadi anak-anak dan akhirnya memasuki masa remaja sebelum akhirnya dewasa.
Mereka melewati berbagai peristiwa didalam perubahan, dan perubahan setelah peristiwa. Mereka mengalami hari pertama ketika mereka malu masuk sekolah, mereka menangis ingin dirangkul sang bunda. Mereka tahu rasa hari terakhir berada di satu sekolah dan mereka ingin menangis dirangkul sahabat mereka.
Dianalogikan mereka memakan asamnya cuka, asinnya garam, dan manisnya gula secara bersamaan. Mereka sudah tau apa itu hidup. Hidup bukanlah kesedihan semata, tapi ada kesenangan didalamnya. Kita punya keluarga yang selalu menyayangi kita dengan sempurna ketidaksempurnaan kita.
Sejak kita menginjak jenjang sekolah dasar, kita mulai melakukan sesuatu dengan judul 'mengenal' dan 'berteman'. Disini masa-masa kita mengenal teman dan bagaimana kita menjadikan mereka teman yang baik. Ketika kita tumbuh semakin dewasa, kita semakin tau apa yang kita lakukan, dan apa yang tidak harus kita lakukan. Inilah masa ketika pertemanan kita diuji.
Kita punya berbagai sahabat untuk bermain saat kita masih menjadi ingus di dalam hidung. Hari terakhir di sekolah dasar akan menjadi penjahat yang membuat kita sedih akan mereka. Medali kelulusan seolah menjadi pisau yang akan menikam perasaan kita kapan saja. Jejak terakhir kita disekolah adalah kuburan yang sangat menakutkan.
Masa remaja dimulai ketika rasa malu masuk di hari pertama mengenakan seragam putih celana biru. Hari ketika memori adalah musuh kita akan sahabat kita di sekolah lama. Masa dimana waktu menunjukkan dirinya bahwa seseorang tak perlu sedih saat kehilangan. Hari dimana kita medapat perak setelah membuang perunggu.
Waktu dimana juga kita tau apa itu persahabatan. Menit yang selalu berjalan mengajari bahwa bersama sahabat adalah sesuatu yang tak akan terganti oleh apapun. Dimana bersahabat adalah hal sederhana bernilai tinggi yang selalu membuat air mata bersembunyi dari retina. Detik dimana pengertian adalah jembatan emas bagi jalur persahabatan dengan kata-kata tanda persahabatan dan pengertian sebagai lampu hias yang tak redup sinarnya.
Penjahat ini dan datang dua kali lebih cepat. Hanya tiga tahun saja kita harus kehilangan mereka yang dirampok oleh perpisahan. Hari itu menjadi jam-jam terakhir kita tertawa dengan mereka, menit-menit terakhir bersenda gurau dengan mereka, dan detik-detik kita melihat mereka tertawa bahagia karena kita. Hari dimana kita merasa kita diupahi air tuba setelah menggali emas.
Ketika otak merangsang manusia berfikir bahwa sahabat adalah not hitam yang menyempurnakan not putih, menyempurnakan yang sudah sempurna. Kita memang tak bisa hidup dengan hanya mengandalkan sahabat, tapi, sebagian hari-hari kita lebih banyak dihabiskan dengan mereka. Mereka membuat warna baru selain kasih sayang kedua orangtua kita dirumah. Ketika mereka mampu membuat kita mengurangi jam keluarga.
Waktu memang bisa mengubah kondisi dengan mudah sesuai kehendak-Nya. Waktu menawarkan pisau setelah menawari kapas dan obat kulit. Dengan datangnya sahabat baru, kita kadang sampai lupa apa itu sahabat lama. Dengan tidak datangnya sahabat baru pun, kadang kita masih ditinggal oleh sahabat lama kita.
Kesibukan memang menjadi hal lumrah dalam kehidupan. Berbeda lingkungan juga terkadang membuat mereka sulit bertemu atau mengobrol walau teknologi sudah canggih. Ketika mereka sudah punya pacar, dan mereka melupakan kita, rasanya sesuatu yang sangat menyakitkan, apalagi jika sahabat kita itu merupakan lawan jenis kita.
"Apakah tidak bisa seorang perempuan dan laki-laki hanya menjadi sahabat?"
[ Refrain ]
Kita memang tidak bisa menghadapi takdir, kita memang sulit bisa juga menghindari perubahan perilaku seseorang, dan ketika memendam perasaan adalah alternatif terakhir ketika kehilangan sahabat. Walau kita sudah menghindari itu, sekali lagi, tetap saja kita tak bisa mengelak. Dan juga ketika nasihat adalah kalimat terjahat untuk masalah seseorang.
Kita bukanlah minyak yang tidak pernah menyatu dengan air, bukan juga air yang selalu menghancurkan api, tapi kita dengan sahabat merupakan air dan gula yang selalu mudah menyatu. Ketika mereka sudah berubah, ketika mereka sudah jauh, dan ketika kita sulit bertemu mereka, selalu ada memori yang mengingatkan kita.
Saat dimana masalah menjadi lebih mudah diselesaikan lewat solusi sahabat. Bahu sahabat yang selalu menjadi penyandar dan penerima air mata. Saat dimana ketika kita mengalami hari-hari diluar rumah bersama. Entah apa jadinya ketika kita bertemu sahabat yang sudah sangat lama tak bertemu dengan kita.
Wajar ketika kita langsung menjadi sangat senang ketika kita bertemu teman lama. Teman tetaplah teman, tak ada istilah mantan teman. Sahabat adalah salah satu hal yang tak ternilai harganya dibanding apapun di dunia ini. Sahabat tak ada gantinya dengan hal lainnya lagi. Lantas untuk apa kita berubah apabila kita akan kehilangan sahabat kita apabila kita melakukannya?
Wassalamu'alaikum wr wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar