Kehidupan punya jenjang-jenjang yang ketika jenjang itu meningkat, maka levelnya juga akan meningkat pula. Dimulai dari bayi yang masih belajar berjalan, balita yang masih bermain, remaja yang mulai masuk masa pubertas, dan dewasa yang menanggung segala perbuatannya sendiri. Manusia kadang melawan kehidupannya dengan fokus dengan passionnya ketimbang hal-hal yang bersifat tidak penting.
Disaat kita sudah mulai mengenal apa itu pertemanan, dimana masa itu terjadi pada masa diantara masa balita dan remaja, kita lebih mengenalnya masa-masa SD. Kita merasa semua orang dikelas kita bisa dijadikan sebagai teman. Bel pulang adalah mimpi indah dari segalanya dan bermain bersama adalah realisasi dari mimpi indah tersebut.
Ketika kita mengalami mimpi indah tersebut, terasa bahwa kita tak pernah ingin terbangun dalam mimpi ini. Namun, mimpi tetaplah mimpi, kita tetap harus melalui kehidupan nyata. Nyatanya, tak selamanya kenyataan itu seindah mimpi. Mimpi dapat membuat kita terbang setinggi langit dan menjatuhkan kita serendah dasar laut. Umur terus bertambah dan jangka hidup kita di bumi mulai berkurang. Disinilah ketika pepatah berbunyi bahwa 'umur terus bertambah namun dewasa itu pilihan'.
Ketika orang mulai tumbuh semakin dewasa, ketika juga tekanan untuk menuju masa depan mulai cerah, seseorang mulai berfikir bahwa mereka harus mengurangi waktu lengang mereka dengan menambah berbagai kesibukan didalamnya. Dengan bisa mengambil sedikit kesimpulan, bahwa seseorang mengurangi waktu bermain dengan teman-teman dengan fokus pada masa depan.
Masa remaja adalah masa-masa dimana seseorang mulai mengetahui apa itu hak dan apa itu batil. Kebanyakan dari mereka tahu apa yang harus mereka lakukan kedepannya, dan kadang mereka memutuskan untuk meninggalkan teman-teman mereka disisi lain, dengan tujuan yang lain pula.
Semakin kita menyibukkan diri kita, kita akan kehilangan teman-teman terbaik kita, dan bukan juga menjadi jaminan kesuksesan seseorang apabila meninggalkan kerabat dekatnya. Dengan membuka pintu pertemanan tanpa menyampingkan passion untuk sukses, kita akan menjadi manusia yang lebih baik lagi?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar