
Cinta dalam diam menurut islam merupakan cara yang paling tepat saat tali pernikahan belum mengikat. Cinta dalam diam bisa saja menjadi cara untuk mengeluarkan segala keluhan hati. Namun, kadang mulut terasa begitu gatal untuk mengungkapnya lebih cepat. Lalu, bagaimana cara kita menjadi pejuang cinta itu?
Tenangkanlah pikiran kita dengan mendoakan hal yang terbaik untuk orang yang kita kasihi. Jarak sepanjang keliling bumi bukan kendala jika kita mampu mendoakannya dengan baik. Karena, doa adalah komunikasi kepada Allah untuk berharap bahwa dia baik-baik saja meskipun jarak membentang begitu jauh.
Efek doa begitu dahsyat. Orang yang begitu kita kasihi itu tentu tak tahu bahwa kita pernah atau tengah mendoakannya. Selain menghindari prasangka, doa juga menunjukkan keseriusan seseorang dalam mengejar orang yang dicintanya.
Cinta bukan sesuatu yang mengharuskan dia sebagai tujuan utama, namun, cinta mengajak seluruh umat manusia untuk memberi cinta karena dia. Ingat, tidak harus dia, namun harus karena dia. Lakukan apapun yang kalian bisa selama itu dapat membantunya. Harapkan pahala dan ridho Allah, tanpa berharap embel-embel dicintai balik atau balas budi. Lakukan dan doakan, karena semua yang baik insya Allah datang kepada yang baik juga.
Janganlah berharap terlalu tinggi dari cinta, karena sesuatu yang diterbangkan terlalu tinggi akan mengalami tumbukan parah saat mencapai daratan.Cinta juga begitu, jika kamu berharap sesuatu yang sulit terjadi, maka hentikanlah. Keras kepala akan membuat permukaan akan membuat kita mendarat lebih sakit saat kebenaran terungkap.
"Ketika hatimu terlalu berharap pada seseorang, maka Allah akan timpakan keatasmu pedihnya suatu pengharapan agar kamu mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui hati yang berharap selain dia. Maka Allah menghalangimu dari perkara tersebut agar kamu berharap kepadaNya"
[ Imam Syafi'i]
Lagipula, siapa yang bisa jamin orang yang kita kasihi sekarang adalah jodoh kita di masa datang? Belum tentu orang yang dipacari begitu lama menjadi pacar kita, Bahkan, bisa saja orang yang baru kita temui beberapa waktu sebelumnya. Ikhlaskan urusan jodoh kepada Yang Maha Esa, karena, rencanaNya selalu lebih indah dibanding apa yang kita khayalkan.
Mencintainya dalam diam juga cara mencintai yang paling terhormat; dengannya, kita tak perlu menjamah orang itu dan merusak diri kita sendiri. Sekalipun banyak yang ingin membuka hatinya, diam sajalah, bisa jadi, kitalah yang masuk ke hatinya dengan bantuan orang-orang yang membuka hatinya itu.
Jangan pernah bocorkan rasa sakral ini kepada siapapun; apalagi sang pujaan hati, selain sang pencipta. Curhatlah padaNya dengan selalu menggulirkan doa-doa yang mengarah kepada kebahagiaan dirinya, dan kamu. Miliki hati sang pemilik hati yang kau puja, karena, doa memiliki makna yang begitu dahsyat dalam penerapannya dalam kehidupan.
Tahan rindu sejenak, hindari pertemuan dengannya, berbincang dengannya, dan tahan pandanganmu darinya. Andai kita bertemu setiap hari? Cukupkah kita menyapanya seperti biasa bukan? Tak perlulah menyalahartikan cinta menjadi nafsu pada pandangan pertama.
Karena memang sulit melakukannya, dan memang tak ada hadiah yang bagus pada panjat pinang andai kita hanya melakukan usaha yang kecil atau biasa-biasa saja. Karena, sang pemilik hati tau cara menyelesaikan masalah hamba-hambanya, yang entah kapan.
Gunakanlah cinta dengan bijak. Mencintalah dengan penuh kebijaksanaan. Tenanglah menghadapi cinta, sebelum terikat akad. Karena, buku dan sampulnya tak selalu memberi kesan yang sama. Karena, yang banyak bertindak dan mengumbar janji akan kalah oleh yang apatis dan selalu berdoa. Karena, diam kadang bisa menjadi balasan yang paling berkesan walau tak pernah diucapkan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar