Selasa, 02 Juni 2015

Mind Mapping Efek Cinta

     Assalamu'alaikum wr wb.

     Terlalu melelahkan mungkin jika kita membahas tentang cinta. Namun, hal ini punya beberapa sisi menarik untuk dibahas. Cinta bukan satu kata yang bisa dijelaskan lewat satu kalimat. Efeknya juga bukan cuma satu kali berimbas. Lalu?

Hasil gambar untuk love tumblr photography

     Apa salahnya jika kita mulai dari efek-efek positif terlebih dahulu? Hmm.. Virus merah jambu ini dapat membuat kita berani memulai mengenal seseorang. Ketika kita sudah terkesan (dalam berbagai aspek) tentu kita akan mulai ingin mengenalnya, dan keberanian kita juga akan secara tidak sadar meningkat begitu saja.

     Merasa santai. Menurut ilmu biologi, otak manusia akan memproduksi hormon dopamin yang dapat membuat manusia lebih santai dan rileks saat jatuh hati. Kita akan merasa wajah kita lebih segar sehingga kepercayaan diri kita meningkat, lalu kita mulai berani.

     Berfikiran lebih luas. Hem, ya begitulah. Jatuh cinta akan membuat kita menjadi peka, dan ketika kita peka, kita berfikiran lebih luas. Kita akan memikirkan segala kemungkinan, mulai dari "if conditional 1" ataupun "if conditional 3". Dan juga, kita bahkan lebih sensitif terhadap hal-hal yang tak sentimentil layaknya lagu. 

     Dari fikiran luas, berjalan kepada kedewasaan ga sih? Iya, harusnya. Masalah dalam dunia percintaan tentu dapat membuat kita berfikir lebih luas dan sudah terbiasa, sehingga jika kita kuat mental kita akan terbiasa menghadapi masalah-masalah.

     Kemana-mana semangat. Huft, mau tidak mau kita mengakuinya. Sekalipun semenyebalkan sekolah juga akan terlihat menyenangkan jika kita berhasil menemui 'si dia', iya, 'si dia'. Orang lain pun bisa jadi terkena efek imbas dari hal ini. Kita bisa jadi lebih aktif dan lebih semangat berinteraksi dengan orang lain itu.

     But, anyway, hati-hati dengan hal-hal diatas. Hal-hal diatas tentunya bisa dipertahankan hingga batas yang ditentukan. Kalau saja kita bisa mengendalikan diri, kita bisa saja tidak terkena dampak negatif "fall in love" ini. Karena dampaknya dapat membahayakan juga.

     Losing consentration. Hal ini sangat rawan terjadi jika otak kita bekerja memikirkan 'si dia' melebihi batas. Beberapa kejadian mungkin sudah terjadi, dan bahkan rekan-rekan dekat anda pasti mengalaminya. Saat guru mengabsen atau kita memanggil teman kita lalu dia merespon dengan lambat, merupakan contoh kehilangan konsentrasi saat jatuh cinta.

     Dari mengurangnya konsentrasi, menurun kepada nafsu makan. Seperti sebuah diferensial, saat seseorang jatuh cinta melebihi batas logika, kita bisa saja lupa makan. Disaat otak merangsang kita memikirkan dia, dia, dan dia, kita bisa saja lupa konsentrasi untuk makan. Dari sini, kita juga dapat melupakan segala tanggung jawab dan bersifat obesesif.

     Huft, walaupun hanya dua efek negatif menurut gue, namun dua hal itu bisa jadi menggagalkan masa depan dan ambisi. Jadi, buatlah lima hal positif itu mampu menyingkirkan dua efek samping yang dapat mengacaukan kita. Jadi, kontrollah diri kita saat jatuh cinta, karena cinta itu menyenangkan. Heheheh

Hasil gambar untuk love tumblr photography

     Wassalamu'alaikum wr wb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar