mm, hanya menilai orang cuma dari sekedar reputasi. Yaap, mereka ga menilai proses dapet reputasi tersebut, mereka cuma menilai apa reputasi yang dia punya dan mereka ngebela orang yang bereputasi tersebut. Mereka ga akan peduli meskipun yang dia bela salah. Yang penting, berhasil ngebela, waw =o
Mereka ga tau proses orang itu meraih reputasinya. Yang jelas, mereka tau kalau dia kedudukannya "tinggi". Ga semua hasil diraih dengan pembangunan yang baik loh yaa-_-a ahh, ga usah jauh-jauh, belum tentu yang UN nya nilainya bagus usahanya bagus, ada yang make kunci ada yang bener bener usaha sendiri. Asal ga berprasangka buruk ajaa.
Tapi, membangun karakter lebih sulit. Kalau reputasinya tinggi pasti bakal dihargain, kalau yang karakternya kuat belum tentu dihargain. Orang menengah kebawah itu pasti punya karakter sangat kuat buat memperjuangkan hidupnyaa, tapi, pemerintah ga menghargai dengan akses akses semacam pendidikan atau lowongan kerja memuaskan mungkin,
yaaps, sekedar membandingkan ajaa, sekian,
Wassalamu'alaikum wr wb^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar