Iyaa, ikuti irama

hidup itu mungkin kita samain dulu kayak sinetron yaa, bukannya suka nonton, tapi, apakah sinetron itu adalah animasi yang hanya menunjukkan kesenangan aja? Nggak lho.. Sinetron kalau nggak ada masalahnya bukan apa-apa, masak cuman ngejelasin hidupnya gini-gini mewah, palingan ada apaan gitu masalahnya, pejabat kena kasus terus rumahnya disita, paling juga gitu, sama aja kayak hidup kita, ngga akan selamanya bahagia, pasti dicoba dulu, seberapa kemampuan kita
Not Lagu, Tinggi dan Rendah

not lagu, atau nggak langsung lagunya ajaa, pasti ada suara yang tinggi dan suara yang rendah, itu secara nggak langsung sama kayak hidup kita, disaat suara tinggi, nasib kita lagi beruntung dan berada dalam banyak kesenangan, sama kalau nada tinggi juga banyak yang menyukainyaa, gitu juga kalo di nada normal apalagi tinggi terus berubah jadi nada rendah, kadang agak kaget dengernya dan bisa jadi kita ngga suka sama hal itu, sama dengan nasib kita yang mendadak bermasalah ditengah nikmat
Apa Solusinyaa?

yang pertama, kita harus deket sama Allah kapan ajaa, disaat seneng apalagi sedih tuh, jangan cuma deket kalo ada maunya ajaa, karena Allah selalu ada buat kita
yang kedua, percaya hidup itu adalah nada lagu, seketika dia tinggi dan rendah, tapi kuncinya satu, setelah ada nada rendah pasti ada tinggi
dan sungguh, bersama kesulitan itu ada kemudahan,
[ QS. Al-Insyirah 94 : 6 ]
[ QS. Al-Insyirah 94 : 6 ]
terakhir, kadang kesalahan itu bikin hidup kita nggak bermakna, hindari kesalahan ketika khilaf, dan hindari khilaf ketika iman kuat
sekian, semoga bermanfaat^_^
wassalamu'alaikum wr wb
sekian, semoga bermanfaat^_^
wassalamu'alaikum wr wb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar